You are here
Home > Berita

Kolong Fly Over Klender Akan Dibangun Taman Interaktif

Wakil Walikota Jakarta Timur Drs. H. Husein Murad M.Si (Sumber: SiagaIndonesia.com)

Kawasan kolong fly over Klender saat ini dijaga petugas Satpol PP Jakarta Timur. Pasca penertiban pedagang kaki lima (PKL), Sabtu (2/8/14),baru-baru ini .Penjagaan tersebut dilakukan, agar kawasan yang sudah steril tidak lagi dimasuki oleh para PKL.

Wakil Walikota Jakarta Timur Drs. H. Husein Murad M.Si (Sumber: SiagaIndonesia.com)
Wakil Walikota Jakarta Timur Drs. H. Husein Murad M.Si (Sumber: SiagaIndonesia.com)

Wakil Walikota Jakarta Timur Drs. H. Husein Murad M.Si, menegaskan, pengawasan di sekitar kolong fly over Klender dilakukan selama 24 jam oleh petugas Satpol PP Jakarta Timur. Mereka ditugaskan agar kawasan yang terletak antara Kelurahan Jatinegara Kaum, Kecamatan Pulogadung dan Kelurahan Jatinegara, Kecamatan Cakung tersebut, terap terjaga kebersihan dan ketertibannya.

“Selama ini kawasan fly over Klender terkesan kumuh, kotor dan semrawut akibat aktifitas para PKL yang menggelar dagangannya. Maka setelah dibersihkan setelah Lebaran kemarin, hingga saat ini terus dijaga oleh petugas Satpol PP,” kata Husein, di ruang kerjanya, Senin (4/8/14).

Rencananya lahan dikolong fly over Klender akan dipagar dan bangun taman interaktif yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat setempat. Taman tersebut juga diharapkan dapat mengubah kawasan yang selama ini terkenal kumuh menjadi lebih asri dan hijau.

Terkait rencana pembangunan taman di kolong fly over tersebut, menurut Wakil Walikota, pihak Dinas Pertamanan dan Pemakaman Provinsi DKI Jakarta sudah meninjau ke lokasi, Senin siang (4/8/14). Nantinya di taman interaktif yang akan dibangun tersebut, juga akan dilengkapi berbagai fasilitas lainnya, seperti tempat bermain anak-anak, wi-fi gratis dan jogging track.

“Nantinya taman yang dibangun tersebut tidak hanya hijau oleh tanaman, tapi warga setempat dapat menggunakan fasilitas untuk saling berinteraksi. Mengingat sudah sangat minim lahan terbuka untuk interaksi antar warga dikawasan tersebut,” ujarnya.

Husein sendiri mengharapkan warga setempat dapat menjaga dan memelihara bila taman yang direncananakan tersebut telah terwujud. Menurutnya, tanpa partisipasi warga, setiap upaya pembangunan yang dilakukan pemerintah hanya akan sia-sia.
“Kita ingin menciptakan kawasan yang tadinya kumuh dan semrawut menjadi lebih manusiawi untuk masyarakat. Ini semua tentuny harus didukung oleh masyarakat dan pihak-pihak terkait,” ujarnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, aparat gabungan yang terdiri dari Satpol PP Jakarta Timur, TNI dan Polri, melakukan penertiban terhadap lapak-lapak PKL yang ada di kolong fly over Klender, Sabtu (2/8/14). Penertiban dilakukan pasca Lebaran tersebut berjalan dengan lancar, mengingat banyak para pedagang yang masih mudik ke kampung halaman mereka.

Husein mengatakan, fly over Klender merupakan salah satu dari 8 titik lokasi yang ditertibkan oleh Satpol PP Jakarta Timur. Para PKL yang biasa berjualan dikawasan tersebut, kemudian didorong untuk memasuki pasar-pasar dan lokasi binaan yang berada disekitarnya.

“Kami sudah memberikan tempat berdagang yang sudah di siapkan yakni di pasar, ada lokasi binaan, ada lokasi penampungan dan kita berharap juga bagi para pembeli atau berbelanja di tempat yang berdagang pada tempatnya.

Setelah kita tertibkan ini untuk selanjutnya akan kita jaga dan tetap menghimbau kepada pedagang untuk tidak melakukan transaksi jual beli atau berdagang di tempat Fly Over Klender,” kata Husein saat memimpin penertiban.

Untuk melakukan aksi penertiban PKL, diterjunkan ratusan aparat terdiri dari anggota Satpol PP 275 orang, TNI 12 orang, Polri 15 orang, Sudin Perhubungan Jakarta Timur 6 orang dan Sudin PU Tata Air Jakarta Timur 14 orang. Selain itu juga dikerahkan 29 truk untuk mengangkat lapak para pedagang yang dibongkar petugas. (Ichsan)

Sumber: SiagaIndonesia.com

Bingung mau kirim sama apa? Klik disini untuk mendapatkan ide...
Silahkan share/bagi URL singkat halaman ini: http://drsw.it/5Rpsu via sms/twitter/facebook.
Redaksi Duren Sawit
Tim Redaksi DurenSawit.com
http://www.durensawit.com/

Tinggalkan Balasan

Top