You are here
Home > Berita

Kotoran Burung Merpati Picu Bentrok Warga Duren Sawit dengan Ormas

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Asdari tak terima ditegur lantaran burung merpati peliharaanya dianggap mengganggu Agus yang juga masih kerabatnya. Lantaran masalah sepele itu warga di RT 05 RW 16 Jalan Haji Taba, Duren Sawit, Jakarta Timur didatangi ormas Front Betawi Rempug (FBR), Minggu (25/8/2013).

Kotoran Burung Merpati Picu Bentrok Warga Duren Sawit dengan OrmasBentrokan yang terjadi sekitar pukul 14.30 WIB ini diduga dipicu percekcokan antara paman dan keponakan karena kotoran burung dara milik sang paman. Akibat bentrokan ini, empat warga bernama Adi (17) dan Agus (30), Asep (32) dan Burhan (38) harus dilarikan ke Rumah Sakit Yadika, Duren Sawit karena dipukul dengan benda tumpul.

Sementara dari kelompok ormas, satu orang bernama Suryahadi dirawat intensif di Rumah Sakit Harum karena luka parah, dan empat orang lainnya luka ringan. Selain itu, lima sepeda motor milik anggota ormas rusak parah.

Maisuroh (50), ibu dari Agus dan Adi yang menjadi korban dalam peristiwa ini menuturkan, kotoran dan bulu burung-burung dara milik saudaranya, Asdari, yang tinggal bersebelahan seringkali jatuh di atap rumahnya.

Akibatnya, kotoran dan bulu burung-burung dara tersebut mengotori kolam serta kamar mandinya. Sang anak, Agus, telah berulangkali memperingatkan pamannya bahwa kotoran dan bulu burung milik Asdari yang jatuh ke dalam rumahnya akan membawa penyakit.

“Masalahnya cuma karena kotoran burung. Itu saja,” kata Maisuroh, Minggu (25/8/2013).

Maisuroh menuturkan buntut dari teguran tersebut, Asdari sang menantu memanggil anggota FBR dari Cipinang Muara yang berjumlah sekitar 60 orang. Sementaranya iparnya Agus, memanggil massa dari warga setempat.

“Sebenarnya berawal saat rumah anggota kita nggak terima kalau anggota kita melihara burung dara. Katanya kotorannya membuat kotor genting rumah dia, tapi begitu kejadian malah agus (pelaku) ngacungi golok,” kata Asmul ketua komando FBR, Korwil Jakarta Timur

Keempat saudara kandung yang babak belur dipukuli dilarikan ke RS Yadika untuk mendapat perawatan.
Sementara itu kata Kapolsek Duren Sawit, Kompol Imran Gultom mengatakan, situasi di lokasi kejadian saat ini berangsur kondusif. 20 anggota kepolisian yang dikerahkan telah berupaya memediasi antara kedua kelompok yang bertikai.

“Masih di BAP di Polres, sementara ini satu orang tersangka diamankan, diduga pemicu keributan sebenarnya masalah spele mereka juga masih saudaraan,” kata Imran.

Sumber:
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Wahyu Aji

Bingung mau kirim sama apa? Klik disini untuk mendapatkan ide...
Silahkan share/bagi URL singkat halaman ini: http://drsw.it/Zy7Kx via sms/twitter/facebook.
Redaksi Duren Sawit
Tim Redaksi DurenSawit.com
http://www.durensawit.com/

Tinggalkan Balasan

Top