You are here

Main Layang-layang di BKT Yuk!

Bermain layang-layang di sepanjang jalan Kanal Bajir Timur (BKT). (Sumber: Tempo.co)

Bingung mau kemana sore-sore? Bagaimana jika jalan-jalan sore ke Kanal Banjir Timur (BKT) sambil main layang-layang disana? Murah meriah sekaligus sangat menantang. Apalagi tempatnya sangat mendukung.

Dari pada main games terus ….

Bermain layang-layang di sepanjang jalan Kanal Bajir Timur (BKT). (Sumber: Tempo.co)
Bermain layang-layang di sepanjang jalan Kanal Bajir Timur (BKT). (Sumber: Tempo.co)

Anda punya anak yang sudah kecanduan main games di PS atau di Android Tab? Ajak mereka ke BKT di waktu Sabtu atau Ahad sore, sekitar jam 15.30 hingga maghrib. Anda akan banyak menemui orang-orang yang bermain layang-layang di kedua sisi BKT, terutama di ruas antara jembatan ke Perumahan Cipinang Indah dan jembatan di Jalan Pahlawan Revolusi.

Main layang-layang ini memang mainan anak-anak dulu, sebelum games dikenal. Anak-anak Anda mungkin belum pernah memainkannya. Tapi, saya kira begitu mereka merasakannya akan sangat senang. Seperti yang dialami anak saya. Saya pun ikut bernostalgia dengan pengalaman waktu kecil dulu.

Harganya pun murah …

Bila Anda belum memiliki layang-layang beserta benangnya, tidak usah khawatir. Di sana banyak yang menjualnya. Mereka menjual layang-layang dengan beberapa macam jenis. Ada yang tipe biasa, harganya cukup Rp. 1.000 (seribu rupiah) perbuahnya. Untuk yang kualitas lebih bagus ada yang Rp. 2.000 (dua ribu rupiah). Ada juga yang lebih mahal.

Beberapa warga membeli layang-layang di BKT (Sumber: Tempo.co)
Beberapa warga membeli layang-layang di BKT (Sumber: Tempo.co)

Harga benangnya juga tidak mahal. Untuk tipe benang kenur harganya ada yang Rp. 10.000 (sudah termasuk penggulungnya). Bahkan jika Anda ingin menambahkan dengan benang gelasan (yang agak tajam karena dibuat untuk mengadu layang-layang) harganya cukup Rp. 1.000 hingga Rp. 3.000 pergulung (dengan panjang sekitar 20 meter).

Jika anak Anda masih kecil (3 – 5 tahun) saya lihat ada juga yang menjual layang-layang kecil. Harganya sekitar Rp. 3.000 hingga Rp. 5.000 per buahnya.

Angin yang sangat bersahabat dan aman

Selain ruangnya sangat terbuka, hembusan angin yang cukup kencang sangat ideal untuk bermain layang-layang. Apalagi anginnya sering berhembus ke arah selatan atau barat daya (ke arah kali malang) sehingga tidak akan mengganggu lalu lintas di Jalan Jendral Basuki Rachmat hingga Jalan Kolonel Sugiyono di sisi utara.

Pengalaman saya, dalam waktu 1 – 2 menit layang-layang yang saya coba naikkan langsung bisa naik ke udara. Anak-anak pun dengan mudah menaikkannya ke udara.

Tapi, jangan tinggi-tinggi dulu ….

Buat yang pertama kali bermain layang-layang dan langsung menerbangkannya tinggi-tinggi, jangan langsung senang dulu. Karena, di sana sudah banyak yang ahli dan tidak segan-segan langsung mencoba mengadukannya dengan layang-layang Anda.

Sore tadi, layang-layang yang baru saya naikkan 5 menit dan hanya menggunakan benang kenur, langsung menjadi santapan layang-layang lain. Cukup 20 detik saja, dan benang layang-layang saya langsung putus … 🙁

Jika layang-layang Anda tinggi, maka siap-siaplah untuk diadu. (Sumber: Tempo.co)
Jika layang-layang Anda tinggi, maka siap-siaplah untuk diadu. (Sumber: Tempo.co)

Oleh karena itu, jika tidak ingin mengadu layang-layang, disarankan Anda untuk bermain di bagian BKT yang tidak ramai. Saya perhatikan di ruas antara Jalan Radin Inten II hingga ruas Pondok Kopi cukup sepi, sehingga layang-layang Anda lebih aman dari gangguan layng-layang lain.

Jajanan pun banyak…

Kawasan untuk bermain layang-layang ini ramai sekali pada hari Sabtu sore. Dan menurut pengamatan saya, hari Ahad sore lebih ramai lagi. Di sana pun banyak yang hanya jalan-jalan sore saja. Jika Anda haus atau lapar, di sepanjang BKT ini banyak dijajakan berbagai makanan dan minuman. Jadi, tidak usah khawatir untuk yang merasa haus dan lapar. Bahkan saya juga menjumpai beberapa pedagang yang menjual mainan-mainan lain. Jika anak Anda menolak main layang-layang, mainan-mainan tersebut bisa menjadi alternatif menikmati jalan-jalan sore di BKT.

Bingung mau kirim sama apa? Klik disini untuk mendapatkan ide...
Silahkan share/bagi URL singkat halaman ini: http://drsw.it/L4fTZ via sms/twitter/facebook.
Muhamad Syukri
Muhamad Syukri adalah founder/pendiri dari situs web portal DurenSawit.com. Saat ini tinggal di Pondok Kelapa, Duren Sawit, Jakarta Timur. Misi: menjadikan website DurenSawit.com media komunitas online terbaik di Jakarta. Selain sebagai blogger, Muhamad Syukri juga aktif sebagai PNS di salah satu instansi pemerintah pusat di Jakarta. Untuk menghubungi, bisa mengirim email ke syukri [a] ymail.com atau twit ke @syukri
http://www.durensawit.com/

Tinggalkan Balasan

Top