You are here
Home > Berita

Saluran Air Jalan Teratai Putih Mampet, Normalisasi Usai Pilkada

Saluran Air Jalan Teratai Putih Mampet, Normalisasi Usai Pilkada

Normalisasi saluran air di sepanjang Jalan Teratai Putih Raya, RW 04 Kelurahan Malaka Sari, Kecamatan Duren Sawit Jaktim sudah sangat mendesak. Mengingat saluran tersebut penuh sedimen sehingga tidak berfungsi sama sekali.
.
“Bila turun hujan, walaupun hanya sebentar, air akan menggenangi Jalan Teratai Putih Raya karena saluran air yang ada tidak berfungsi maksimal,” jelas Walikota di sela Aksi Kebersihan Minggu Pagi (AKMP) di RT 13 RW 04 Kelurahan Malaka Sari, Minggu (22/1/2017).

Saat Walikota mengecak ke lapangan, ternyata semua saluran sudah tertutup sedimen. Bahkan tidak ada rongga sama sekali untuk air lewat.

Walikota berharap setelah dilakukan normalisasi, kawasan tersebut khususnya dari depan Pasar Perumnas Klender hingga ke persimpangan Jalan I Gusti Ngurah Rai dapat terbebas dari banjir.

Minggu depan, lanjut Walikota, tim perencana dari Sudin Sumber Daya Air Jakarta Timur akan datang ke lokasi dan Februari usai Pilkada pekerjaan sudah dapat dilaksanakan.

Kepala Sudin Sumber Daya Air Jakarta Timur Ahmad Yazid Bustomi menambahkan, minggu depan pihaknya akan turun ke lokasi untuk melakukan perencanaan secara teknis. Pihaknya juga akan berkoordinasi dengan pihak terkait, mengingat di sepanjang jalan tersebut banyak utilitas, seperti tiang telepon dan listrik yang akan terkena dampak normalisasi saluran air.

Menurut Yazid, normalisasi saluran di Jalan Teratai Putih Raya sudah sangat mendesak. Kondisi saluran sudah mampet dan tidak ada tali airnya. “Bila hujan air akan menggenangi jalanan karena tidak ada tali airnya,” kata Yazid.

Setelah dinormalisasi, nantinya saluran air tersebut akan terhubung dengan PHB I Gusti Ngurah Rai dan PHB Malaka. “Untuk titik nolnya ada di depan Apotek Roxy, aliran air nantinya terbagi dua yaitu mengarah ke PHB I Gusti Ngurah Rai dan PHB Malaka, sehingga diharapkan tidak akan banjir lagi,” ujarnya.

Kegiatan AKMP yang dipimpin Walikota, difokuskan membongkar trotoar di depan Pasar Perumnas Klender. Saluran selama ini tidak berfungsi karena dipenuhi sedimen dan sampah.

Untuk membersihkan saluran dikerahkan lebih dari 100 petugas gabungan, antara lain dari Sudin Sumber Daya Air, Sudin Kehutanan, Pertamanan dan Pemakanan, Sudin Lingkungan Hidup dan Kebersihan, Sudin Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan serta petugas PPSU setempat.

Sumber: PoskotaNews.com

Bingung mau kirim sama apa? Klik disini untuk mendapatkan ide...
Silahkan share/bagi URL singkat halaman ini: http://drsw.it/k8drE via sms/twitter/facebook.
Redaksi Duren Sawit
Tim Redaksi DurenSawit.com
http://www.durensawit.com/

Tinggalkan Balasan

Top