You are here
Home > Berita

Tak Dipinjami Uang, Ihsan Bunuh Adik Teman Sekolah

Jakarta – Lantaran tak diberi pinjam uang, seorang pemuda bernama Teguh M. Ihsan (22) tega membunuh Lesmana (20), adik dari temannya Rama (22), Rabu (17/9). Padahal, pada malam sebelumnya, Ihsan menginap di rumah korban yang berada di Jalan Lembah Palem VIII, RT 09/09, Kelurahan Pondok Kelapa, Duren Sawit, Jakarta Timur. Pelaku merupakan teman Rama semasa Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Bambang Sugiyanto (61), koordinator keamanan setempat menuturkan, usai menginap di rumah korban, sekitar pukul 11.00 WIB, pelaku sempat diantar pulang oleh Rama ke rumahnya yang berada di daerah Buaran. Namun, sekitar pukul 12.30 WIB, pelaku kembali ke rumah Rama.

“Mungkin berniat merampok, tapi ternyata adik Rama yang bernama Lesmana sudah ada di rumah,” kata Bambang saat ditemui di lokasi, Rabu (17/9).

Bambang mengatakan, kaget melihat masih ada orang di rumah itu, pelaku berdalih ingin meminjam uang kepada Lesmana karena anaknya sedang sakit. Namun, permintaan itu ditolak Lesmana.

“Karena tak diberi pinjaman uang itu, pelaku cekcok dengan korban. Bahkan, pelaku mengambil pisau dan menusuk korban berulang kali,” kata Bambang.

Peristiwa pembunuhan itu diketahui seorang warga bernama Fitri (35) yang mendengar keributan dari warungnya yang hanya beberapa meter dari rumah korban. Fitri yang mengenal baik keluarga korban mendatangi dan masuk ke dalam rumah tersebut.
“Begitu sampai di lantai atas, Fitri melihat pelaku sudah berlumuran darah,” kata Bambang.

Kalap karena tertangkap tangan, pelaku mencoba menusuk Fitri menggunakan pisau yang masih digenggamnya. Fitri yang mencoba mengelak terkena sabetan pisau pada bagian lehernya. “Leher Fitri terkena sabetan pisau,” tuturnya.

Tak hanya itu, pelaku juga mencoba mencekik leher Fitri. Tindakan itu dibalas Fitri dengan menendang bagian selangkangan pelaku. Akibatnya, pelaku tersungkur dan berguling di tangga hingga ke lantai satu. “Fitri lalu berlari ke luar rumah dan berteriak memanggil warga,” kata Bambang.

Mendengar teriakan Fitri, warga sekitar mendatangi lokasi dan langsung menghakimi pelaku. Tak lama, seorang anggota Polsek Duren Sawit yang sedang patroli mengamankan pelaku ke Mapolsek Duren Sawit. Peristiwa ini membuat histeris orangtua korban yang baru pulang dari tempat mereka mengajar.

Sumber: BeritaSatu.com

Bingung mau kirim sama apa? Klik disini untuk mendapatkan ide...
Silahkan share/bagi URL singkat halaman ini: http://drsw.it/WN5am via sms/twitter/facebook.
Redaksi Duren Sawit
Tim Redaksi DurenSawit.com
http://www.durensawit.com/

Tinggalkan Balasan

Top