You are here

Mau Jalan? Nggak usah manasin mobil/motor lagi!

Memanaskan Mesin Mobil yang benar (Sumber: Kompas.com)

Sudah menjadi kebiasaan para pengguna kendaraan bermotor, sebelum mereka keluar rumah menggunakan kendaraan bermotor melakukan ritual memanaskan mesin mobil atau sepeda motor. Alasannya adalah agar lebih mantap digunakan.

Benarkah demikian?

Memanaskan Mesin Mobil yang benar (Sumber: Kompas.com)
Memanaskan Mesin Mobil yang benar (Sumber: Kompas.com)

Ritual ini sebenarnya bermula dari teknologi mesin bermotor sebelumnya. Agar mesin bekerja lebih sempurna, diperlukan suhu mesin yang ideal serta asupan oli mesin dan bensin yang merata. Salah satu penyebabnya adalah, jika mesin mobil/motor sudah dimatikan lebih dari 6 jam, maka diperlukan pemanasan. Dengan pemanasan ini, yakni menjalankan mesin dalam keadaan kendaraan stasioner (diam di tempat), suhu mesin ideal dan penyebaran oli mesin dan bahan bakar sudah merata. Rata-rata pemanasan ini dilakukan sekitar 15 menit.

Menurut Arwin Sinaga, Kepala bengkel Daihatsu Pondok Indah, “Sebenarnya ketika mesin dihidupkan, mobil yang menggunakan sistem injeksi sudah bisa langsung digunakan tanpa ada masalah. Memanaskan untuk mobil-mobil sekarang paling ideal 30 detik sampai 1 menit, selebihnya percuma, karena hanya membuang bensin,”.

Salah satu indikator kestabilan mesin bisa dilihat dari jarum penunjuk suhu yang mendekati tengah. Pada beberapa jenis mobil, walaupun baru seperempat, sebenarnya suhu mesin sudah ideal. Biasanya ini terjadi karena keterlambatan sensor suhu mengupdatenya di dashboard. Sedangkan untuk plumas mesin, karena mutunya sudah jauh lebih baik, kini pelumas masih menempel di bagaian-bagian mesin walaun mesin sudah mati lebih dari 6 jam. Dengan pemanasan mesin sekitar 1 menit, seluruh bagian-bagian mesin sudah dilumuri dengan baik.

Ritual pemanasan mesin mobil yang cukup lama sebenarnya merugikan juga, karena selain membuang bahan bakar, juga bisa menimbulkan racun yang berbahaya bagi manusia. Terutama jika pemanasannya dilakukan di ruang tertutup.

Bagaimana dengan Sepeda Motor?

Hal yang sama dengan sepeda motor. Dengan makin canggihnya mesin-mesin motor, kini pemanasan cukup 30 detik saja. Sarwono Edi, Technical Service Training Manager PT Astra Honda Motor (AHM), menjelaskan, sepeda motor injeksi sudah jauh lebih ”pandai” ketimbang yang menggunakan karburator. Kebutuhan bahan bakar untuk mesin sudah diatur oleh Engine Control Module (ECM) dan tak perlu menarik handel gas ketika dipanasi.

Jadi, besok Anda mau berangkat ke kantor? Mesin mobil/sepeda motornya nggak usah dipanasin lama-lama!

Sumber: Kompas.com dan Kompas.com

Bingung mau kirim sama apa? Klik disini untuk mendapatkan ide...
Silahkan share/bagi URL singkat halaman ini: http://drsw.it/DaLzo via sms/twitter/facebook.
Muhamad Syukri
Muhamad Syukri adalah founder/pendiri dari situs web portal DurenSawit.com. Saat ini tinggal di Pondok Kelapa, Duren Sawit, Jakarta Timur. Misi: menjadikan website DurenSawit.com media komunitas online terbaik di Jakarta. Selain sebagai blogger, Muhamad Syukri juga aktif sebagai PNS di salah satu instansi pemerintah pusat di Jakarta. Untuk menghubungi, bisa mengirim email ke syukri [a] ymail.com atau twit ke @syukri
http://www.durensawit.com/

Tinggalkan Balasan

Top