Pasang Pipa Gas di Duren Sawit, kini 4 Juta Rupiah

Jakarta -Masyarakat di Duren Sawit, Jakarta Timur sudah banyak beralih dari menggunakan elpiji ke gas bumi untuk kegiatan memasak di dapur. Sayangnya untuk pemasangan jaringan pipa gas ke rumah harus bayar Rp 4 juta.

Salah satu warga Duren Sawit yang sudah bertahun-tahun menggunakan gas bumi, Arifin Hendaryanto yang merupakan pensiunan Perum Perumnas, sudah menggunakan gas alam dari 1989-1990.

Saat itu, biaya awal untuk memasang jaringan gas kota (gas bumi) dihargai Rp 800.000. Itu sudah termasuk pemasangan pipa, meteran, hingga sampai terpasang di kompor gas.

“Dulu 1989-1990 pasang jaringan pipa gas masih Rp 800.000, dan bisa dicicil 5-10 kali, itu sudah semuanya sampai kompor nyala dan tinggal pakai, sekarang hampir Rp 3 juta-Rp 4 juta,” ujar warga Jl Mawar Merah VII, No. 2 Rt 01/Rw 12, Perumnas Klender, Kelurahan Malaka Jaya, Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur, saat disambangi detikFinance, Rabu (4/3/2015).

Menurutnya, menggunakan gas alam jauh lebih praktis. ia tidak perlu repot-repot memasang tabung elpiji ke kompor.

“Sebelumnya pakai elpiji, yang sekarang lebih praktis, biaya lebih murah, nggak usah nenteng-nenteng tabung,” terang dia.

Hal yang sama dialami. Warga Kelurahan Malaka Jaya, Madri Sapri. Ia tertarik menggunakan gas alam untuk aktivitas memasaknya karena gas alam dipilih karena praktis.

“Praktis, selama ini pakai elpiji 3 kg, kadang-kadang habis, nyari di sini nggak ada di situ nggak ada, kalau pasang gas alam nggak habis-habis, nggak repot,” katanya.

Meteran Gas di Duren Sawit

Meteran Gas di Duren Sawit

Madri menyebutkan, untuk sekali pasang dirinya dikenai biaya hingga Rp 3,8 juta. Besaran biaya tersebut tergantung dari panjangnya pipa gas untuk menyalurkan dari meteran ke kompor gas.

“Saya 3 kali bayar, pertama Rp 1,5 juta, total Rp 3,8 juta, dicicil 3 kali, itu sudah semua tinggal terima jadi, sampai nyala. Untuk sampai terpasang, dibutuhkan waktu paling lama seminggu,” ungkapnya.

Pengalaman lain diceritakan Fitri (30). Warga Jl Mawar Merah IV Rw.12/Rt.3 No. 107, Kelurahan Malaka Jaya, Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur ini mengaku, pemasangan gas alam menghabiskan biaya sekitar Rp 1 juta di 2003 dan bisa dicicil 2 kali.

“Mulai 2003 pakai gas alam. Bayarnya Rp 1 juta, dicicil 2 kali bayar, dulu masih subsidi masih murah, sekarang mahal, dulu ada yang nawarin keliling, ada koordinatornya untuk wilayah Mawar Merah,” ucap dia.

Menurut Fitri, memasak menggunakan gas bumi jauh lebih cepat dibanding elpiji.

“Enak ada gas alam mau masak kapan saja, kalau gasnya lagi masak habis, susah masangnya. Gas alam apinya biru lebih cepat matang,” pungkasnya.

Sumber: Detik.com

Bingung mau kirim sama apa? Klik disini untuk mendapatkan ide...

About The Author

Reply