Terganjal Pergub, Pemilihan RT di Klender Ditunda

Terkendala masalah Peraturan Gubernur (pergub) No. 168 tahun 2014, tentang pedoman RT/RW di wilayah Provinsi DKI Jakarta, ratusan warga RT 003/03 Klender, Duren Sawit, Jakarta Timur, kecewa. Pasalnya, pemilihan RT di lingkungan rumahnya harus ditunda.

Kekecewaan warga itu lantaran hanya terdapat satu calon yang kembali bersedia menjadi ketua RT. Ny. Masniah, yang dinilai warganya masih sanggup mengurus segala kebutuhan warga dan menjadi pemimpin di lingkungan tempat tinggalnya.

Memang dalam Pergub tersebut diatur, untuk jadi Ketua RT di Jakarta minimal pendidikan SMA dan calon tidak boleh satu.

Janah, 39, warga RT 003/03 Klender kecewa atas hal tersebut. Pasalnya, orang yang dipilihnya terganjal permasalahan tersebut. “Kenapa harus ada peraturan seperti itu, padahal kan orang yang kita pilih selama ini adalah yang sudah dipercaya,” katanya, Sabtu (24/10).

Menurut ibu satu anak ini, kalau yang terpilih dan mengacu dari jenjang pendidikan, bisa memberikan jaminan bagi warga, itu sah-sah saja. Namun, permasalahan itu pastinya tak akan menyelesaikan persoalan yang ada di lingkungannya. “Kalau yang jenjang pendidikannya rendah namun bisa membangun wilayahnya, seharusnya bisa menjadi penilaian juga,” ujarnya.

Terkait hal tersebut, ketua RW 03 Ahmad Syahroni mengaku, pihaknya harus menunda peremajaan di satu RT-nya. “Kami semua mendukung peraturan yang sudah dikeluarkan Gubernur DKI tersebut. Karena itu kami menunda pemilihan RT tersebut,” katanya.

Dikatakan Syahroni, secepatnya hal tersebut akan dilaporkan ke pihak kelurahan untuk mengatasi permasalahan ini. Terlebih, dorongan warga yang tetap kekeh untuk mempertahankan ketua RT-nya akan menjadi pertimbangan lain. “Yang jelas, setelah membicarakan semua ini dengan pihak kelurahan, mudah-mudahan Senin (26/10) kegiatan ini bisa segera dilanjutkan,” ungkapnya. (Ifand)

Sumber: PoskotaNews

Bingung mau kirim sama apa? Klik disini untuk mendapatkan ide...

About The Author

Reply